Alex Stewart melakukan uji coba pembakaran kitab suci.
KWARTETWO.COM:
JAKARTA - Entah mengapa, belakangan ini terjadi
pembakaran kitab suci. Berbagai kalangan masyarakat melakukan aksi tidak
terpuji itu di bulan September.
Seperti diketahui, belakangan
ini isu agama kembali mencuat menyusul tragedi serangan 9 September ke
Menara Kembar WTC, Amerika, atau yang lebih dikenal dengan targedi 9/11.
Kejadian
dan isu pembakaran kitab suci itu menggemparkan dunia dan menjadi bola
panas. Jika tidak disikapi dengan bijak, dikhawatirkan akan menjadi
pemecah kerukunan antar-umat beragama di berbagai belahan dunia.
Berikut sederet rencana dan aksi pembakaran kitab suci: 1. Florida Seorang
dari Florida, Pastor Terry Jones, merencanakan akan membakar Alquran
saat 11 September 2010. Langkah itu dilakukan untuk memperingati tragedi
penabrakan Gedung Kembar WTC sembilan tahun silam.
Rencana ini
langsung direspons oleh menteri dan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack
Obama. Obama dan Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton pun mengecam
aksi itu. Bahkan, Menteri Pertahanan Roberts Gibbs pun telah melarang
aksi tersebut secara langsung dengan Terry Jones, melalui sambungan
telepon.
2. Australia Seorang pria asal
Australia, Alex Stewart, melakukan eksperimen kecil-kecilan yang
mengundang kontroversial. Dia membakar lembaran Alquran dan Injil
menjadi rokok.
Seperti diberitakan AFP, Selasa 14 September.
Pria yang berprofesi sebagai pengacara itu merobek dan melinting
masing-masing kitab suci. Percobaan ini, dilakukan pada Injil terlebih
dahulu, kemudian pada Alquran. Hasilnya tidak dituliskan secara rinci.
Ternyata percobaan itu diposting oleh Stewart di Youtube dan diberi judul "Bible or Koran - which burns best?". Tertulis di awal video nama "GrahamandFriends". Namun tidak terlihat saat Stewart merobek lembaran kitab suci tersebut.
Dia
adalah Alex Stewart, seorang pengacara. Dia juga anggota kelompok ateis
di Brisbane, Australia. Pria berambut gelap ini juga bekerja di
Queensland University of Technology. Tetapi akibat ulahnya, dia telah
dipecat dari universitas papan atas di Negeri Kanguru tersebut. 3. Springlfield Dua
pendeta Springlfield, Pendeta Bob Old dan Pendeta Danny Allen membakar
Alquran, Minggu 12 September lalu. Kejadian itu dilakuan di halaman
belakang rumah Pendeta Bob. Belum diketahui apakah Terry Jones, Bob Old
dan Danny Allen saling berkaitan.
Aksi pembakaran ini bahkan
dilakukan di depan orang banyak, termasuk delapan wartawan. Pendeta Old
dan Allen, berdiri bersama di halaman, keduanya menyatakan jika hal ini
merupakan pesan dari Tuhan. Keduanya pun mengaku tidak mendapat dukungan
dari keluarga mereka.
Para tetangga juga melakukan aksi protes
atas kejadian tersebut. Saat pembakaran berlangsung, para tetangga
mengusung spanduk menyatakan penolakan. Kejadian itu juga disaksikan
oleh wartawan lokal.
0 komentar:
Posting Komentar